Kolaborasikan Program Safety Prevention di Kota Batam, Jasa Raharja Inisiasi Forum Komunikasi Lalulintas Provinsi Kepri

IDNPRO.CO, Batam – Keselamatan masyarakat dalam berkendara dan berlalu lintas menjadi perhatian penuh bagi para pemangku kepentingan di Pemerintah Provinsi Kepri. Sebagai salah satu pemangku kepentingan dan termasuk bagian dalam Pilar Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Jasa Raharja & Polda Provinsi Kepri menginisiasi rapat Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas Provinsi Kepri pada hari Rabu, 27 Februari 2025 di ruang rapat Polda Kepri, Kota Batam.

Rapat tersebut dihadiri berbagai instansi yang memangku kepentingan tersebut, antara lain Ditlantas Polda Kepri, Jasa Raharja Kepri, BPTD Provinsi Kepri, Polresta Barelang Badan Pengusahaan Batam Dinas Perhubungan Kota Batam, Dinas Bina Marga Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam, Dinas Kominfo Kota Batam, Dinas Pendidikan Kota Batam dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Instansi terkait merupakan instansi yang bertanggungjawab untuk mengupayakan peningkatan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di Kepri terkhusus Kota Batam dalam berkendara dan menggunakan transportasi umum.

Dalam rapat tersebut disepakati program-program dan langkah-langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan serta menurunkan fatalitas korban kecelakaan di Kepri. Data Jasa Raharja Cabang Kepri menyebutkan bahwa sampai dengan Januari tahun 2025 jumlah santunan yang diserahkan kepada korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Kepri mencapai sebesar Rp. 1.553 M lebih rendah 7,85% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun data korban tercatat 73 korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Kepri lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu 68 korban. Ini memiliki arti bahwa fatalitas korban yang dialami dan jumlah yang meninggal dunia menurun.

Gentur Anggoro Waseso selalu Kepala Cabang Jasa Raharja Kepri yang diwakili oleh Bendesa Mas Sutariana selaku Manejer Operasional dan Humas Jasa Raharja Cabang Kepri menyampaikan “Jumlah aktivitas penyerahan santunan lebih rendah dibanding tahun lalu, hal ini menjadi perhatian bagi kami dan seluruh Stakeholder terkait dalam Forum Komunikasi Lalu Lintas untuk bersama-sama terus menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di Kota Batam yang masih tinggi jika dibandingkan dengan luas wilayah geografisnya, sehingga upaya-upaya pengurangan angka kecelakaan perlu segera dilakukan sehingga masyarakat lebih aman dan nyaman dalam berkendara dan berlalu lintas’’.

Bendesa juga menyampaikan bahwa “Kontribusi santunan di Polresta Barelang mencapai 55,42% dari total santunan s.d bulan Januari 2025 di wilayah Kepulauan Riau. Sehingga butuh fokus penanganan untuk menurunkan jumlah kecelakaan di Kota Batam.

“Dalam lampiran Perpres No. 1 tahun 2022 tentang RUNK LLAJ poin 1.8 tertuang secara jelas bagaimana peran Jasa Raharja dalam pelaksanaaan Perpres tersebut, sehingga kami inisiasi rapat Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas ini bersama dengan instansi lain di Provinsi Kepri yang bertanggung jawab menurut Perpres tersebut. Perpres tersebut merupakan juga amanat UU No. 22 tahun 2009 dan PP No. 37 tahun 2017,” jelas Gentur melalui Bendesa.

Gathut Bowo Selaku Wadir Lantas Polda Kepri menyampaikan “Dibutuhkan sinergitas seluruh lapisan mitra FKLL untuk merealisasikan Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK 2011-2035) Sesuai instruksi Presiden RI No. 4 Tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan dengan target mampu mewujudkan 5 (lima) Pilar Aksi Keselamatan yaitu Manajemen Keselamatan Jalan, Jalan yang Berkeselamatan, Kendaraan yang Berkeselamatan, Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan dan Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan”.

Bendesa Mas S Selaku Manajer Operasional dan Humas JR Kepri menyampaikan “Program keselamatan lalu lintas sudah massiv kita laksanakan dan kolaborasikan bersama mitra FKLL, program inovatif, rutin dan kolaboratif dengan mitra untuk menekan jumlah kecelakaan yang ada”.

“Jasa Raharja memiliki aplikasi ANDALAN sebagai inventarisasi data titik rawan laka untuk membantu memudahkan stakeholder dalam FKLL menentukan blackspot terupdate sesuai dengan data kecelakaan yang paling update”. Tambah Bendesa.

“Butuh perhatian pengajar di sekolah untuk memantau siswa-siswinya secara langsung, mengedukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas dengan menerapakan kurikulum lalu lintas dan tentunya mengecek aktivitas siswa-siswa dalam bermedsos untuk memastikan tidak ada rencana pelanggaran lalulintas seperti balap liar, knalpot brong dan tindakan tidak beretika dalam berkendara lainnya”. Tambah Gathut

Nanda D T Sihombing menjelaskan bahwa “Selama Aksi Keselamatan selama 2 minggu 10 Feb – 23 Feb 2025, jumlah kecelakaan yang terjadi mengalami peningkatan 11,08 % dibanding periode 2024 dan jumlah korban yang mengalami kecelakaan lebih besar 11,39 % dibanding periode 2024. Namun Polresta Barelang  yang memiliki kontribusi laka lebih dari 60% mengalami penurunan laka sebesar 19,44%. Selama Aksi Keselamatan korban meninggal dunia turun untuk wilayah Batam”.

Fauzan dari BPTD Kepri menyampaikan “Program dan action plan yang nyata untuk dapat mengurangi kecelakaan yang ada di Kepri khususnya di Kota Batam serta membuat jalan yang aman, selamat dan teratur bagi masyarakat. Kami juga memiliki program keselamatan jalan lainnya seperti sadar berlalulintas sejak dini dan peremajaan fasilitas rambu pada titik rawan laka”.

Joni Satria Putra mewakili Dinas Pendidikan Kota Batam menyampaikan “Tentu kami sangat mendukung kerjasama program bersama mitra FKLL yang dicanangkan oleh Mitra FKLL serta kegiatan yang mengikutsertakan Dinas Pendidikan sebagai perannya menerapkan kurikulum lalulintas yang sudah terfasilitasi buku/bahan ajar bagi setiap level pembelajaran sekolah. Kami juga sudah menyapaikan edaran No. 3/100.3.4.3/II/2025 tentang Larangan Membawa Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Bagi Peserta Didik’’.

Edward Purba yang mewakili Dinas Perhubungan menyampaikan “Pada tahun 2025 akan banyak program untuk pemasangan rambu dan sarana prasaran pencegahan laka dan keselamatan lalulintas pada beberapa titik rawan laka. Seperti pemasangan rambu, pita kejut pada beberapa titik yang menjadi perhatian pada hasil rapat FKLL hari ini, terkahir kami telah memasang rambu di simpang PJR, pita kejut di dekat lintasan Polda”.

Dia Kumalasari mewakili Dinas Kesehatan Kota Batam ‘’Dinas Kesehatan siap membantu bagi korban kecelakaan yang kurang mampu & meningkatkan kualitas layanan bagi korban pasca KLL terkhusus yang tidak mampu & peningkatan kualitas dan percepatan PSC 119 di Kota Batam”.

Bony mewakili BP Batam “Seluruh jalan di Kota Batam sekarang sudah menjadi miliki jalan kota Batam, sehingga seluruh ruas jalan menjadi tanggung jawab BP Batam dalam hal revitalisasi jalan dan fasilitas jalan yang ada. Adanya efesiensi anggaran perbaikan jalan terdampak sehingga akan menggangu dengan totalitas perbaikan dan peningkatan kualitas pembangunan jalan”.

Lukman Hakim menyampaikan “Tahun 2025 kami akan fokus melakukan peremajaan kendaraan berat pengangkut sampah dengan memberikan stopline dan lampu sent yang belum terpasang, karena banyak sampah yang bertebaran dan menggangu kondusifitas lalu lintas jalan di Batam”.

Kasatlantas Polres Barelang menyampaikan “Dibutuhkan rekayasa lalu lintas di depan Gacoan Batam (wilayah) Bengkong karena menyebabkan kemacetan dan tidak kondusifnya lalu lintas sehingga memiliki dampak negatif untuk harus segera ditindaklajuti keabasahan dokumen dan izin pembangunan gedung disamping jalan raya. Kasatlantas menyampaikan “Beberapa titik rawan laka di Kota Batam yang mesti menjadi perhatian dan penjagaan rutin pada titik rawan laka agar selalu mengawasi black spot terkait”.

“Pada program aksi simpatik kami juga melakukan program pencegahan kecelakaan seperti bagi-bagi sayur, helm. Pemasangan standing banner, sosialisasi pada sektor pelajar di sekolah dan pondok pesantren dan program pencegahan kecelakaan lainnya sehingga terimplementasi untuk menekan jumlah kecelakaan yang ada”.

Semoga seluruh mitra kerja yang turut hadir dalam rapat koordinasi forum komunikasi kecelakaan lalu lintas pada periode ini siap bersinergi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat serta kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan dan juga jumlah korban laka yang mengalami musibah di wilayah Kepri. (*)

Exit mobile version
https://idnpro.co/