IDNPRO.CO, Batam – Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau melakukan evaluasi proses bisnis di Pelabuhan Rakyat Belakang Padang dan Terminal Ferry Domestik Sekupang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengendalian internal serta meningkatkan efektivitas operasional perusahaan secara berkelanjutan, (14/10/26).
Kunjungan tersebut melibatkan tiga konsultan pengendalian internal, yakni Antariksa, Muhamad Riska, dan Kuncoro, bersama Kamal dari Tim Satuan Pengawas Intern (SPI).
Dalam kunjungan ke Pelabuhan Rakyat Belakang Padang, tim melakukan pertemuan dengan Memet selaku Kepala Koperasi Penambang Pancung Belakang Padang. Sementara di Terminal Ferry Domestik Sekupang, tim bertemu dengan Suherman selaku Kepala Satuan Kerja BP Batam dan Roslaini dari PT Aydhia Bahari Sekupang.
Rangkaian kegiatan di kedua lokasi tersebut dilakukan melalui wawancara dan survei proses bisnis untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai pelaksanaan operasional di lapangan.
Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait penerapan pengendalian internal, efektivitas proses bisnis, pengelolaan risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Evaluasi proses bisnis ini penting untuk memastikan penerapan pengendalian internal berjalan secara efektif. Melalui peninjauan langsung di lapangan, berbagai potensi perbaikan dapat diidentifikasi sehingga proses operasional perusahaan semakin baik,” ujar Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kepulaua Rikka Inri Dalosa.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan melalui evaluasi proses operasional dan identifikasi peluang perbaikan secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara Jasa Raharja, konsultan pengendalian internal, Tim SPI, serta pihak-pihak terkait di lingkungan pelabuhan diharapkan mampu mendorong penerapan sistem pengawasan yang lebih optimal.
Selain itu, evaluasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengelolaan risiko yang lebih baik dan memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Kanwil Kepulauan Riau terus mendorong penerapan continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan di seluruh lini operasional.
“Penguatan pengendalian internal dan perbaikan proses bisnis diharapkan dapat mendukung tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal,” imbuhnya. (*)
