IDNPro.co, Batam – Pasca bentrokan yang melibatkan dua kelompok di lahan PT MIG Perkasa Industri pada 14 September 2026 lalu, Perkumpulan Anak Tempatan (Perpat) Kota Batam secara tegas mengambil sikap untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Riau agar tetap kondusif.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung oleh Pendiri, Penasihat, sekaligus Pembina Perpat Provinsi Kepri, Saparuddin Muda, bersama Ketua Perpat Kota Batam, Wandi, S.IP., di Kantor Sekretariat Perpat Kota Batam, Senin (28/9/2026).
Dalam keterangannya, Perpat menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang terdampak insiden tersebut. Pihaknya juga mengecam keras segala tindakan premanisme, intimidasi, dan aksi anarkis yang mengancam keselamatan masyarakat umum.
“Kami mendukung penuh langkah aparat dalam penegakan hukum yang profesional, transparan, objektif, dan berkeadilan terhadap siapa saja yang terbukti melanggar hukum,” ujar Wandi.
Selain itu, Perpat mendorong agar setiap permasalahan yang timbul diselesaikan melalui mekanisme hukum dan musyawarah. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA maupun menyebarkan informasi liar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Saparuddin Muda menegaskan pentingnya menjaga persatuan, khususnya bagi warga yang berada di wilayah Barelang dan Bulang, Batam. Menurutnya, jaminan keamanan sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi daerah.
“Kondisi Batam yang aman dan nyaman adalah kunci untuk menarik minat investor serta wisatawan mancanegara. Jika investasi tumbuh, iklim ikhtiar dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Batam juga akan semakin terbuka,” tegasnya.













