IDNPRO.CO, Jakarta – Pengelola akomodasi global The Ascott Limited (Ascott) resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan emiten properti PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) untuk jangka waktu 30 tahun ke depan. Penandatanganan perjanjian baru yang berlangsung pada Senin, 7 September 2026 ini mencakup pengelolaan tujuh properti dengan total 849 unit kamar yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia.
Kesepakatan ini mempertegas kolaborasi kedua entitas yang telah terbangun selama bertahun-tahun. Secara keseluruhan, grup properti yang dikenal dengan nama Paradise Indonesia tersebut kini memercayakan pengelolaan sembilan properti akomodasinya—seperti rantai Harris Hotel, Yello Hotel, Pop! Hotel, hingga Citadines—kepada Ascott, dengan total kapasitas mencapai 1.310 unit.
Country General Manager Ascott Indonesia, Philip Barnes, mengungkapkan bahwa perjanjian ini menjadi landasan kokoh bagi pertumbuhan berkelanjutan kedua belah pihak di tengah optimisme pasar perhotelan tanah air. “Hubungan kami dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk dibangun atas komitmen bersama untuk menghadirkan pengalaman menginap berkualitas sekaligus memperkuat kinerja jangka panjang setiap aset,” ujar Philip.
Sebagai bagian dari kesepakatan jangka panjang ini, kedua perusahaan juga bersiap menggelar renovasi dan peningkatan fasilitas pada sejumlah properti prioritas. Dua di antaranya yang masuk dalam daftar peremajaan dalam waktu dekat adalah Harris Hotel Batam Center dan Harris Suites fX Sudirman Jakarta.
Senada dengan hal tersebut, Komisaris PT Indonesian Paradise Property Tbk, Anthony P. Susilo, menilai perpanjangan kontrak hingga tiga dekade mendatang merupakan wujud kepercayaan terhadap keahlian jaringan global Ascott dalam mengelola portofolio properti gaya hidup milik INPP.
“Dengan memadukan kekuatan Paradise Indonesia dalam mengembangkan destinasi gaya hidup ikonis dan keahlian global Ascott di bidang perhotelan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas aset serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” tutur Anthony.(Yok)















