Lapas Cipinang Sulap Blok Hunian Jadi Ruang Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

IDNPRO.CO, Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang mempercepat penataan blok hunian yang dikhususkan untuk mendukung kegiatan pembinaan keagamaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Syarpani, meninjau langsung progres penataan ruang pembinaan tersebut pada Jumat, 25 September.

Syarpani menegaskan bahwa penataan ini bertujuan menciptakan lingkungan hunian yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga kondusif bagi perubahan perilaku serta penguatan karakter spiritual para narapidana.

“Fasilitas harus sesuai ketentuan, namun lingkungan yang dibangun juga harus mendukung pembinaan. Penataan ruang pembinaan keagamaan kita percepat agar segera dimanfaatkan untuk memperkuat karakter dan kehidupan spiritual Warga Binaan,” ujar Syarpani saat meninjau lokasi.

Dalam peninjauan di Aula Blok A, Syarpani memantau kesiapan kamar khusus santri serta area pendukung kegiatan keagamaan untuk umat Islam, Kristen (Gereja), dan Buddha (Vihara). Ia meminta pengerjaan fisik dipercepat tanpa mengabaikan standar keamanan dan ketertiban lapas.

Salah seorang warga binaan berinisial FJR menyambut positif pembenahan fasilitas keagamaan tersebut. Menurutnya, keberadaan ruang khusus keagamaan memberi dorongan moral bagi para tahanan untuk memperbaiki diri.

“Bagi kami ini bukan sekadar tempat ibadah. Lingkungan seperti ini membantu kami lebih terarah belajar agama, memperbaiki kebiasaan, dan saling mengingatkan agar konsisten memperbaiki diri,” tutur FJR.

Di sisi lain, pengawasan ketat tetap diberlakukan seiring dengan penataan fasilitas. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo, menginstruksikan personelnya untuk melakukan kontrol rutin di setiap kamar dan blok hunian. Langkah ini diambil guna mencegah keberadaan barang terlarang maupun fasilitas berlebihan di dalam kamar.

“Penataan harus diikuti pengawasan yang konsisten agar kondisi kamar tetap sesuai standar dan ketertiban terjaga,” tegas Fajar.

Melalui penataan terpadu ini, Lapas Cipinang berupaya menjadikan blok hunian sebagai bagian dari ekosistem pembinaan holistik—menggabungkan standar pengamanan yang ketat dengan pendekatan pembinaan mental kerohanian bagi para warga binaan.(yok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *