IDNPRO.CO, Batam – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menggelar kegiatan inovatif bertajuk Safety Campaign On The Black Spot di Jalan Gajah Mada Simpang Vitka SPBU, Kecamatan Sekupang, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada jam padat pulang kerja pukul 15.00 hingga 17.00 WIB tersebut menyasar para pengguna jalan yang melintas di kawasan rawan kecelakaan atau black spot.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kepri, Rikka Inri Dalosa, bersama tim keselamatan transportasi Jasa Raharja.
Rikka mengatakan, Jalan Gajah Mada merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan pusat aktivitas masyarakat di Kota Batam, mulai dari kawasan pemerintahan, pelabuhan, hingga pemukiman padat penduduk.
“Jl. Gajah Mada ini menghubungkan pusat jalan besar di Kota Batam seperti keramaian lalu lintas, pusat pemerintahan, pelabuhan maupun pemukiman padat masyarakat dan juga salah satu titik rawan terjadinya kecelakaan di Kota Batam,” ujar Rikka.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Jasa Raharja yang telah disinkronisasi dengan data kepolisian, angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam masih cukup tinggi.
“Berdasarkan data Jasa Raharja yang sudah disinkronisasi dengan data Kepolisian tercatat sampai bulan April 2026 mencapai 465 kejadian atau sekitar 3 sampai 4 kejadian setiap harinya, dengan total sebanyak 583 korban jiwa. Bahkan setiap tiga hari ada korban meninggal dunia yang dijamin oleh Jasa Raharja,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas, terutama di ruas Jalan Gajah Mada yang memiliki jalur lebar dan turunan menuju lampu merah, sehingga rawan kecelakaan akibat rem blong maupun kelalaian pengendara.
Selain itu, masih ditemukan berbagai pelanggaran lalu lintas seperti menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, hingga melawan arus meski rambu lalu lintas telah dipasang.
Sementara itu, Manajer Operasional Jasa Raharja Kepri, Ketut, mengatakan pihaknya turut memasang spanduk imbauan keselamatan dengan pesan menyentuh kepada masyarakat.
“Hari ini kami membuat spanduk dengan kalimat ‘Setiap Hari Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas di Batam, Setiap 3 Hari Satu Nyawa Melayang. Jangan Menjadi Korban Berikutnya! Selamat Sampai Tujuan, Karena Keluarga Menunggu di Rumah’,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menghadirkan pemeran korban kecelakaan lalu lintas sebagai bentuk edukasi visual kepada masyarakat agar lebih memahami dampak fatal kecelakaan di jalan raya.
“Tidak hanya itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dengan pendekatan yang humanis. Secara teknis operasi ini dilaksanakan dengan mengedepankan edukasi kepada pengguna jalan secara persuasif. Dihimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas,” katanya.
Rikka juga menegaskan bahwa kawasan Simpang SPBU Vitka Tiban Sekupang menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di Kota Batam yang telah banyak menelan korban jiwa, baik luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia.
Karena itu, Jasa Raharja menggandeng pihak kepolisian untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya disiplin dan keselamatan dalam berkendara guna mengurangi angka kecelakaan.
Melalui program keselamatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, melakukan pengecekan kondisi kendaraan dan fisik pengendara, serta memahami langkah pencegahan kecelakaan secara efektif.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Jasa Raharja terus berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas jalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Lalu Lintas Jalan. Komitmen tersebut menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. (*)















